Swara Qalbu

Site menu
Entries archive
Login form
Main » 2011 » January » 9 » CERMIN
11:01 AM
CERMIN

CERMIN

 

Tatkala ku datangi cermin

Tampak sosok yang lama dan sering ku lihat

Namun belum ku kenal Ya belum ku kenal siapa engkau

 

Tatkala ku tatap wajah,

Apakah wajah ini wajah bercahaya, kemilau indah di surga

Ataukah wajah yang akan hangus hitam legam dalam jahananam,

 

Tatkala kutatap mata,

Apakah mata ini yang akan menatap Allah, Rasulullah yang mulia dan para

kekasih Allah

Ataukah menjadi mata yang melotot terbeliak, meleleh menampak jahannam .... ?

Akankah penatap maksiat, jauh dari Al-Qur'an akan selamat ... ?

Apa yang kau nikmati selama ini wahai mata ....

 

Tatkala ku tatap mulut,

Apakah mulut ini yang akan berdesah lembut Laa Ilaaha illallah saat ajal

menjemput

Ataukah menjadi mulut menganga dengan lidah menjulur,

dengan lengkingan jeritan pilu yang mencopot setiap persendian,

pemakan buah jaitun yang getir penghangus usus ...

 

Apakah gerangan yang kau ucapkan wahai mulut yang malang ...

 

Oh .. betapa aku tertipu TOPENG

Oh .. betapa yang kuhias hanyalah TOPENG

Oh .. betapa yang indah hanyalah TOPENG

 

Sedangkan aku ...

Hanyalah seonggok sampah busuk terbungkus,

 

Aku tertipu

 

Aku malu

 

Berapa banyak dusta yang kau ucapkan

Berapa banyak hati remuk dengan pisau katamu

Berapa banyak kata-kata manis mengiris

Berapa banyak kata-kata manis yang palsu menipu

Berapa banyak fitnah yang membantai

 

Betapa jarangnya engkau jujur

Betapa jarangnya engkau menyebut Asma Tuhan-mu

Betapa langkanya engkau membantu sesama ..

Betapa jarangnya engkau tulus, ikhlas

Betapa jarangnya engkau lirih memohon ampunan-Nya

 

Tatkala ku tatap tubuh

Apakah tubuh ini yang kelak akan bercahaya suka cita disurga bercengkrama

Atau tubuh ini yang tercabik hancur mendidih dalam lahar membara

Terpanggang tanpa ampun

Derita tanpa akhir

 

Wahai tubuh,

Berapa banyak maksiat yang kau lakukan

Berapa banyak orang yang kau dzolimi

Berapa banyak hamba yang lemah kau tindas

Berapa banyak perindu pertolongan yang engkau acuhkan tanpa peduli

Berapa banyak hak-hak yang engkau rampas

 

Hai !

Seperti ap akah gerangan isi hatimu ...

Adakah seindah penampilahmu

Ataukah sebusuk kotoranmu

 

Apakah sebagus kata-katamu

Ataukah seburuk daki-dakimu

 

Apakah segagah ototmu

Ataukah selemah daun-daun yang mudah rontok ...

 

Betapa beda yang tampak dan yang tersembunyi

Apakah benar engkau dermawan

 

Ataukah si kikir yang hina

Apakah benar engkau soleh

 

Ataukah ahli maksiat yang menjijikan

 

 

( Puisi yg dibaca KH. Abdullah Gymnastiar)

Views: 218 | Added by: dhobith | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Registration | Login ]

Copyright elvaztech © 2026
Free web hostinguCoz